"Membunuh Senja"

  • 4/23/2011 08:07:00 PM
  • By adriyani.ayu
  • 3 Comments

Terang memecah gelap pagi ini, hingar bingar kesibukan kembali terdengar.
Tak ada yang mampu menyangkal terlebih menolak.
Waktu terus berjalan, masih lekas dalam ingatan...lembayun senja menari-nari di singgasananya, dan malam yang telah membunuhnya.
Saat energi yang terdekap erat terbuang sia-sia merekam segalanya, manusia hanya mampu hanyut. Sedikit yang mampu melawan.
Bahkan, ketika penyesalan tergilas habis oleh waktu...mereka hanya mampu duduk bertopang dagu.
Tak peduli dengan mereka yang berkoar-koar tanpa arah, diri ini adalah diri ini. Mereka adalah mereka.

You Might Also Like

3 comments

  1. mungkinkah mampu membunuh senja,...? sedang senja waktu yg terus berlalu, sebelum kau menyadari dia sudah kembali pergi...meninggalkan jingganya yg semerah saga....meninggalkan hangatnya hati kita...

    ^_*

    BalasHapus
  2. senja begitu hangat..
    senja yang senatiasa menjadi penguat hati menghadapi dinginnya malam,,
    diriku selalu berharap senja tak pernah berakhir..apalagi membunuhnya..

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus