Perbincangan hangat begitu terasa sore itu. Jumat, 13 Mei 2011. Hiruk pikuk kendaraan di setiap sudut kota Surabaya begitu jelas. Saya, Sakinah dan Isma sedang dalam perjalanan menuju tempat penginapan yang disediakan panitia “Communication Student Summit 2011”. Ka’ Ria, dan dua orang temannya begitu berbaik hati mengantar kami. Perjalanan yang kami lalui dari Madura untuk menuju ke Penginapan cukup lama, tapi lelucon-lelucon yang sedari tadi terlempar membuat perjalanan ini tidak begitu terasa. Tapi, entahlah dengan kedua teman saya yang lain (Sakinah dan Isma). Mereka tertidur.
Selama perjalanan, saya terus menghubungi LO yang sudah ditetapkan panitia. Sebelum kami berangkat dari Surabaya, panitia telah menginformasikan bahwa LO kami adalah seorang cewek, bernama Feby. Sedari tadi, Feby sudah cukup berbaik hati menginformasikan tempat dan mengupdate posisi kami (wuuiiiicchhhh……..update). Langit Surabaya sudah mulai memudar. Wajar saja, jam di tangan sudah menunjukkan pukul 5 lebih. Setelah memasuki kembali kota Surabaya, SMS yang saya dapat tidak lagi dari Feby, melainkan dari panitia lain. Dia bertanya tentang posisi kami.Waktu menunjukkan pukul 17.30 lebih WIB. Adzan menggema di langit Surabaya. Kami tiba di Penginapan Remaja, tepat di depan Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma, Surabaya. Seorang gadis berkulit putih, mendekati kami, dan menyapa dengan ramah…
“peserta ya mba’?”
Kamipun menjawab dengan senyum, “iya mba’….”
“och iyya, mba silahkan masuk, trus registrasi dulu”,
katanya sambil menunjuk sekumpulan orang yang duduk mengelilingi meja.
Panitia menginformasikan bahwa Feby, LO kami tidak bisa mendampingi kami, berhubung ada sanak familynya yang meninggal. LO kami selanjutnya adalah Rio.
*****
Setelah registrasi, panitia mengantar kami ke kamar masing-masing. Ka’ Riapun pamit (Makaseech ka’ Ria ^_^). Saya mendapat kamar yang berbeda dengan Sakinah dan Isma. Teman kamar saya berasal dari Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
| Nisa, Ayu, Azza |
Nisa, dan Azza adalah mahasiswi angkatan 2010 Universitas Negeri Yogyakarta jurusan PGSD, sedangkan Mba’ Luthfi adalah mahasiswi angkatan 2007, jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sakinah dan Isma sendiri mendapat kamar bersama dengan Mba’ Yusi dan Mba’ Ika, mereka berdua adalah mahasiswi angkatan 2008, jurusan Ilmu Ekonomi, Universitas Brawijaya, Malang.
*****
Perasaan lelah dan senang yang bercampur aduk malam itu, tidak pernah menyurutkan niat kami untuk bersujud di hadapannya. Karena, atas izinnya jualah hingga kami dipertemukan hari itu. Takkala lantunan ayat suci suci al-quran tak henti-hentinya menggema di langit Surabaya, membuat saya sedikit senang dengan kota yang satu ini.
*****
Subuh memecah gelap. Sang fajar merangkak bangkit dari peraduan. Seketika suasana berubah. Setelah sholat, mandi dan sarapan. Masing-masing dari kami keluar dari kamar dengan menggunakan almameter perguruan tingginya. Ada Merah, Kuning, Hijau (heheheh….ini kaya’ pelangi), biru, krem, dll. Sekitar pukul 9 lebih, peserta sudah berada di dalam Aula Gedung C Lt.3 FISIP Universitas Airlangga Kampus B, Jl. Dharmawangsa Dalam 4-6, Surabaya. Acara di awali dengan sambutan-sambutan dan akhirnya dibuka oleh Dekan FISIP UNAIR.
Pukul 10.00 tepat, peserta diarahkan LO masing-masing ke ruangan tempat diskusi panel akan dilaksanakan. Sebelumnya, telah ada pembagian kelompok panel:
· Cyberculture and Identity : - “Kampoeng cyber dan simbolisasi Identitas” oleh Universitas Gadjah Mada, -“Studi Kasus Dramatisasi Berita di Media Online terhadap Paradigma masyarakat Indonesia” oleh Universitas Gunadarma, Depok.
· Cyber-feminism and Seksualitas : -“ Facebook: Satu Strategi Komunikasi bagi Kaum Pencinta Sesama Jenis (Lesbian)” oleh Universitas Pendidikan Ganesha, -“Internet, Aktualisasi Diri dan Identitas (Studi Motivasi Penggunaan Internet pada Waria di Jakarta)” oleh Universitas Paramadina, -“Pengaruh Kampanye Feminisme Melalui Internet terhadap Kesetaraan Gender. Studi kasus Yayasan Jurnal Perempuan” oleh Universitas Paramadina.
· Internet and Local Culture : -“Konsep Pengembangan Cyber Village Berbasis Character Education Sebagai solusi dilemma dan Problematika Internet dala Masyarakat pada Dusun Bandungan Bantul, Yogyakarta” oleh Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, -“Optimalisasi Jejaring Kayakiye sebagai Media untuk Melestarikan Bahasa dan Budaya Banyumasan” oleh Universitas Jenderal Soedirman.
· Internet, Hukum, dan Pendidikan: -“BLOCKING-Service dan No Access for Illegal User sebagai bentuk pencegah Plagiarisme Dokumen Teks pada Blog dan Website” oleh Universitas Airlangga, -“Dialektika Internet dan Pesantren (Studi kasus di Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-guluk, Sumenep)”oleh Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA), -“Penerapan Education Networking melalui Smart Media For School (SMASH.Net) Sebagai Solusi Dampak Negatif Internet pada Pelajar SD/ SMP” oleh Universitas Airlangga, -“Potensi School of Internet Pada Pendidikan Anak Usia Dini dalam Upaya Meningkatkan Skill dan Kompetensi Anak” oleh Universitas Brawijaya.
· Internet, Politik, dan Demokratisasi: -“Efektivitas Kompasiana : Media Baru sebagai Perlawanan terhadap Media Mainstream (Studi Kasus Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Hasanuddin)” Oleh Universitas Hasanuddin, -“Eyesbook sebagai Badan Intelijen Rakyat (BIR) untuk Menyalurkan Aspirasi Rakyat” Oleh Universitas Negeri Yogyakarta, -“Internet dan Formulasi Baru Ruang public”, -“PEMILU ONLINE” oleh Universitas Negeri Makassar.
· Literacy Media Online: -“Komik IPIN (INTERNET PINTAR), Solusi Mencegah Penyalahgunaan Internet Anak Sekolah Dasar” oleh Universitas Negeri Yogyakarta. –“Pendidikan Internet Dini sebagai Alternatif Reduksi Dampak Negatif Internet di Kalangan Remaja di Indonesia” Oleh Universitas Airlangga, -“Remodel Sistem FJB (Forum Jual Beli) Kaskus: Strategi Mengurangi Kasus Penipuan di Forum Kaskus” oleh Universitas Brawijaya.
· Online Marketing : “Boarding House Online (BHO): Pemanfaatan Internet sebagai Media Pemasaran Tempat Kos” oleh Universitas Brawijaya, -“OCP (Online Conselling Program) Optimalisasi Google Voice and Video dalam Pengembangan Pertanian dan Peternakan di Pedesaan” oleh Universitas Brawijaya.
· Social Networking : “Dinamika Facebook sebagai Multidimensi dalam Berkomunikasi untuk Personal Branding, Kamu adalah Facebookmu” Oleh Universitas Muhammadiyah Surakarta, “Fenomena Perpindahan Dimensi : Efek dari Jejaring Sosial” Oleh Universitas Indonesia, -“Game Online dan Katarsis Virtual (Studi Kasus dengan analisis Psikoanalisis Freud Pada Kecenderungan Permainan Game Interaktif Point Black dan Second Life) Oleh Universitas Paramadina.
Diskusi panel dibagi atas dua sesi. Sesi pertama dimulai pada pukul 10, sesaat setelah acara pembukaan digelar hingga saat waktu dzuhur tiba. Setelah sholat dan makan, sesi keduapun dilanjutkan hingga pukul 15.00 sore.
*****
Tibalah kami, di hari kedua. Sekarang adalah waktunya Seminar Nasional “Media, Cyberspace, and Society” mengupas tentang seluk beluk dinamika dan problematika dunia maya serta mengupas mengenai bagaimana cara menggunakan internet sebagai sarana untuk mengembangkan diri. Dibuka untuk siswa SMP, SMA, mahasiswa, dan umum. Menghadirkan pembicara:
1. Henry Subiakto (staf Menkominfo)
2. Onno W. Purbo (pakar IT dari Institut Teknologi Bandung)
4. Raditya Dika (blogger dan penulis)
5. Brahmo Saputro (community manager kaskus.us-kaskus officer).
Dan sekaligus pengumuman pemenang 1, 2, dan 3 peserta call for paper . waktu terus berajalan. Suasana semakin menyenangkan, dari pembicara pertama hingga pembicara terakhir. Dan akhirnya, tiba pada pengumuman pemenang. Hasilnya adalah:
1. “Kampoeng cyber dan simbolisasi Identitas” oleh Universitas Gadjah Mada
2. “Game Online dan Katarsis Virtual (Studi Kasus dengan analisis Psikoanalisis Freud Pada Kecenderungan Permainan Game Interaktif Point Black dan Second Life) Oleh Universitas Paramadina.
3. “Optimalisasi Jejaring Kayakiye sebagai Media untuk Melestarikan Bahasa dan Budaya Banyumasan” oleh Universitas Jenderal Soedirman.
Hehehehe….selamat buat para pemenang. Kebersamaan yang singkat namun cukup menyenangkan. Semoga bisa bertemu di lain kesempatan lagi. Aamiiin…..^_^
| Sebelum berangkat |
| Sakinah, Rio (LO kami, pengganti Feby), Isma, Ayu |
| Bersama Panitia |
| Ayu, Brahmo Saputro (Community Manajer Kaskus) |
| They Are the Winner (UGM, Univ. Paramadina, UNSUD) |
*****
Sekitar pukul 17.00 kami beranjak meninggalkan Surabaya. Sekitar setengah jam melanglang buana di angkasa, terdengar suara yang entah menurutku jelas atau tidak.
"DENGAN SANGAT MENYESAL, KAMI SAMPAIKAN BAHWA KITA HARUS KEMBALI KE BANDARA INTERNASIONAL JUANDHA"
sudah sedikit lupa dengan konteks kalimat yang pas, tapi kurang lebih maknanya seperti itu. Seketika, mimik muka para penumpang berubah. Mulutnya komat-kamit. Ada perasaan khawatir, tapi tidak sebesar yang lain (Mungkin). Saya berusaha melihat keadaan sekitar sembari mengintip keluar, huwwwaaa....subhanallah.......langit sore itu sangat indah. Cukuplah untuk memalingkan perhatian saya dari suasana pesawat yang sudah berubah. Terlebih dari Pramugari dan Pramugara yang mondar-mandir menenangkan penumpang yang mulai panik. Senja yang begitu indah dari langit Surabaya.
Sekitar setengah jam kemudian, kami kembali tiba di Bandara Internasional Juandha. Lumayanlah, untuk sekedar numpang Shalat Maghrib lagi. Tidak cukup sejam, kami kembali mengudara dengan pesawat yang berbeda. Alhamdulillah...sekitar pukul 21.00 WITA kami bertiga, tiba di Makassar dengan selamat.
0 comments