| Sumber |
Dia bulat sempurna, merah saga,
Seperti cahaya api yang memantul-mantul sore ini,
Dari Balkon rumah,
Kita bercengkrama,
Dan aku jauh lebih banyak mendengar,
Bisa kucium bau semangatmu,
Serupa semangat pejuang 45,
Ini, kusodorkan segelas air,
Tarik nafaslah dulu,
Semangatmu juga butuh jeda,
Senja, segelas coklat panas saja butuh jeda,
Syukurnya, aku tak butuh jeda untuk selalu kau andalkan.
0 comments